Pembunuh Wartawan di Medan Berhasil Ditangkap Polisi

timbul-sihombing-pembunuh-wartawan-simanjuntak.j

Medan -Newshanter.com. Hanya tidak berapa lama, pihak kepolisian berhasil mengungkap kasus pembunuhan Wartawan Surat Kabar Mingguan (SKM) Senior, Amran Parulian Simanjuntak (35) warga Jalan Banten, Diski, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, Rabu (29/3/2017).

Pelaku adalah Timbul Sihombing (39) warga Jalan Pasar Besar Dusun Sei Semayang Sunggal. Timbul berhasil ditangkap saat berada dilapangan Merdeka Kota Binjai.

Berdasarkan hasil interogasi petugas kepolisian pembunuhan ini sama sekali tidak berkaitan dengan pemberitaan, melainkan utang-piutang.

Dimana tersangka dendam dikarenakan uang yang dijanjikan untuk merehab rumah sebesar 4,5 juta sampai saat ini tidak dikembalikan korban dan malah korban disekap disebuh rumah kosong serta dianiya oleh korban pada saat itu sekita tahun 2015

Saat ini tersangka diperiksa di Polda Sumut untuk penyedikan lebih lanjut.

Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Rina Sari Ginting saat dikonfirmasi wartawan membenarkan informasi tersebut “Iya sudah tertangkap,” ungkapnya, Rabu (29/3/2017) sekira pukul 22.00 Wib.

Ketua PWI Sumut mengapresiasi kinerja kepolisian

Sementra itu Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara mengapresiasi kinerja kepolisian karena cepat mengungkap dan menangkap tersangka pembunuh Amran Parulian Simanjuntak, wartawan surat kabar mingguan Senior di Medan.

“Kerja cepat kepolisian dengan menangkap pelaku kurang dari 12 jam, pantas diapresiasi dan menjadi pembelajaran bagi semua, terutama terkait isu berkembang begitu cepat seputar kematian korban,” ujar Ketua PWI Sumut Hermansjah di Medan, Rabu malam.

Menurut Hermansjah, korban terbunuh tidak terkait masalah profesi korban sebagai seorang wartawan.
“Meski demikian, PWI Sumut juga mengingatkan wartawan agar tetap berhati-hati saat menjalankan profesinya,” katanya pula.

Menurutnya, meski tugas sebagai wartawan dilindungi oleh UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, namun masih banyak kalangan yang memandang sebelah mata atas profesi mulia sebagai penyampai informasi ke publik.(BB/01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *