Palembang, newshanter.com – Pemerintah provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumsel menghadiri acara Wisuda Ke XVII yang diselenggarakan Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) Palembang.
Dimana UIGM Palembang hari ini melaksanakan sidang senat terbuka untuk Wisuda yang ke XVII untuk Pasca Sarjana, Sarjana, dan Diploma yang dipusatkan di aula ruang serba guna UIGM di jalan Kolonel H Burlian KM 10 Palembang, Sabtu (1/7/2023).
Dikatakan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Sumsel Drs H Edward Candra, M.H, saya atas nama Pemprov Sumsel mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati atas keberhasilannya menyelesaikan studi di UIGM. Kepada orang tua, wisudawan dan wisudawati, saya turut bersyukur, berbahagia dan sekali lagi mengucapkan selamat atas keberhasilan mereka.
“Dengan upacara wisuda pada hari ini, berarti untuk kesekian kalinya almamater Saudara yaitu UIGM Palembang, telah terbukti berperan aktif dan positif dalam pembangunan Sumsel melalui pembangunan dibidang pendidikan, khususnya dalam hal penyiapan sumber daya manusia,” ujarnya.
Kemudian, tanpa memiliki kompetensi yang memadai, dalam era persaingan global ini saya khawatir kita hanya akan menjadi penggembira dan penonton atas kesuksesan orang lain. Saya berharap, civitas akademika UIGM Palembang akan terus berkarya mengawal pembangunan, menjadi benteng moral bangsa, dan menghasilkan lulusan yang berkualitas sehingga mampu berprestasi pada persaingan di era global.
“Saya juga berharap, semua kinerja positif dan membanggakan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan menjadi lebih baik lagi. Marilah kita bulatkan tekad dan teguhkan niat untuk secara bersama bahu-membahu memperkokoh proses pendidikan bagi generasi penerus bangsa dalam perjalanan kita mewujudkan cita-cita Institut ini serta bangsa dan negara Indonesia yang kita cintai,” ungkapnya.
Menurut Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Perguruan Tinggi (L2Dikti) Wilayah II Prof DR Iskhaq Iskandar, M.Sc, saya atas nama Kementerian Pendidikan Riset dan Teknologi (Kemendiristek) ingin mengucapkan selamat kepada para orang tua/wali wisudawan dan wisudawati yang hari ini putra-putri terbaik bapak/ibu telah menyelesaikan pendidikannya di UIGM Palembang.
“Saya yakin bahwa hari ini adalah hari yang paling ditunggu oleh bapak/ibu semua dan ditunggu oleh keluarga bapak/ini semua atas pencapaian yang diimpikan selama ini,” katanya.
Dilanjutkannya, tapi saya yakin semua alumninya sangat disayang, dan pasti disupport serta didukung untuk berkiprah diluar kampus. Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada bapak/ibu semua, orang tua wali dari wisudawan dan wisudawati atas pencapaian yang diraih oleh putra-putrinya. Selamat kepada Rektor UIGM Palembang beserta jajarannya dan para civitas akademika UIGM atas paripurnanya proses akademik dari wisudawan dan wisudawati hari ini yang berjumlah 244 alumni.
“Kami mendoakan mudah-mudahan, apa-apa yang sudah diberikan serta diwariskan kepada para wisudawan dan wisudawati menjadi salah satu cara memberikan kebaikan para bapak/ibu dosen di UIGM Palembang,” imbuhnya.
Begitu juga disampaikan Rektor UIGM Dr H Marzuki Alie, S.E.,M.M dalam sambutannya mengatakan, dimana untuk jumlah yang di wisuda kali ini sebanyak 244 alumni yang diwisuda merupakan lulusan semester ganjil tahun akademik 2022/2023. Adapun dari 244 itu terdiri dari Sarjana Strata I sebanyak 13 orang gelar S.Kom, Sistem Informasi jenang Sarjana Strata I sebanyak 52 orang gelar S.Kom, Sistem Komputer jenjang Sarjana Strata 1 sebanyak 30 orang gelar S.Kom.
“Bukan hanya itu saja Teknik Sipil jenjang Sarjana Strata 1 jumlah 21 orang gelar Sarjana Teknik (ST), Teknik Perencanaan Wilayah dalam kota jenjang Sarjana Strata 1 jumlah 10 orang gelar STBK, Teknik Survey dan Pemetaan jenjang Diploma 3 sebanyak 5 orang Diploma 3 T (D3T), Manajamen jenjang Sarjana Strata 1 sebanyak 55 orang gelar Sarjana Manajemen (S.M), dan sebagainya,” bebernya.
Ditambahkannya, disini saya berpesan jaga harkat martabat dunia, untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang merugikan, melanggar hukum, kriminal dan koruptor. Tidak ada gunanya hidup kita dikotori oleh itu semua, kalau dinilai secara hukum adalah kejahatan, dan dimata masyarakat adalah hubungan. Maka saya pesankan bahwa ini merupakan pesan penting kepada alumni semua ini, berserah diri kepada Allah, kita niatkan hidup kita akan berjalan digaris lurus.
“Dimana saya katakan betul disini, karena uang korupsi itu besar sekali, saya pemimpin Badan Usaha Milik Negara, saya pemimpin Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) ruang korupsi itu luar biasa besarnya, dan kalau kita tidak punya sikap, maka pasti kita akan terjerat didalamnya” jelasnya.(ton)





