BANGGAI.Salah seorang warga adat suku terpencil, yang mendiami hutan sekitar Desa Uemea, Kecamatan Toili, merasa senang mendapatkan bantuan masker gratis dan sembako dari Dandim 1308/LB, Letkol Inf Fanny Pantouw, S,Sos.
Warga adat suku terpencil tersebut adalah bapak Toyota (34), yang kesehariannya bekerja sebagai pencari rotan, untuk memenuhi kehidupan sehari-harinya.
Dengan bantuan sembako yang diberikan Dandim, ia mengaku sangat terbantukan mengingat hasil dari ia mencari rotan telah habis membeli keperluan hidup lainnya.
“Terima kasih kepada Pak Dandim, yang telah memberikan sumbangan sembako ini, Kebetulan persediaan sembako kami dirumah juga telah menipis dan juga uang yang merupakan hasil dari menjual rotan, telah habis membeli keperluan lainnya,” kata bapak Toyota, dengan menggunakan bahasa sukunya, yang kemudian di terjemakan oleh Ketua BPD, Desa Uemea.





